Sharing artikel bermanfaat tentang kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan berita-berita terkini

Apakah benar menonton televisi merusak mata?


Mata adalah bagian dari lima panca indra manusia yang merupakan bagian terpenting dalam tubuh manusia. Dengan mata kita dapat melihat keindahan-keindahan yang ada di dunia. Mata merupakan organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata yang lebih kompleks dipergunakan untuk memberikan pengertian visual. Salah satu fungsi mata adalah untuk menonton televisi. Televisi merupakan media elektronik yang sepertinya sudah menjadi barang pokok bagi manusia. Pada zaman sekarang ini setiap hari sudah dipastikan manusia di dunia selalu menonton televisi, karena dengan media elektronik tersebut kita akan mendapatkan informasi-informasi mengenai berbagai hal.  Ada mitos jika kita terlalu lama atau terlalu dekat menonton televisi maka akan merusak mata kita. Apakah benar seperti itu?

Ternyata selama ini kita keliru, sebenarnya mitos itu diragukan. Mengapa pemikiran itu ada, karena frame masyarakat yang terbentuk pada zaman dahulu. Kembali di tahun 1960-an, pada saat itu sudah banyak keluarga yang mampu membeli televisi dan televisi merupakan teknologi yang cukup baru serta menarik. Tentu saja televisi pada waktu itu bukan LCD layar datar seperti yang banyak beredar saat ini, melainkan televisi yang besar, persegi, layar tabung yang penuh dengan kabel. Sekitar tahun 1967, General Electric Company (GE) mengungkap fakta bahwa banyak televisi berwarna, karena kesalahan pabrik, memancarkan sinar-X yang berlebihan. Pemancaran berlebihan sinar-X ini bisa berbahaya, dan pejabat Dinas Kesehatan memperkirakan radiasi dari tabung adalah 10 sampai 100.000 kali ini masih dianggap aman dan normal. GE memperbaiki masalah tersebut dengan pelindung kaca di dalam televisi.

Pada saat itu, para pejabat kesehatan menyatakan bahwa radiasi dalam level itu tidak membahayakan. Namun, mereka memperingatkan agar anak-anak tidak duduk terlalu dekat dengan televisi selama lebih dari satu jam, karena sinar-X bisa memancar melalui ventilasi di bagian bawah. Nah, walaupun GE sudah memperbaiki televisi yang rusak, namun ancaman kerusakan mata dan fisik akibat sinar-X tetap ada di pikiran orang.
Nah kalau televisi sekarang kan sudah memiliki tekhnologi yang canggih dan lebih aman bagi manusia. Jadi jangan takut mata anda rusak dengan televisi. 

Share:

3 comments:

  1. Wah itu bukan berarti anak-anak kita, kita ijinkan nonton TV berlama-;ama apalagi dari jarak dekat. Tetapi fakta yang terjadi saat ini banyak anak-anak yang masih duduk di bangku SD sudah harua memakai kacamata untuk melihat jauh.

    ReplyDelete
  2. wah wah ada bener nya ada sala nya ni bang
    bener nya emang tepe itu ga bikin rusak mata 100% benar
    yg bikin mata rusak itu gara2 ntn terlalu dekat bikin mata kontraksi pada jarak tertentu. otot yg terkontraksi terlalu lama akan sulit kembali k semula. ga usa tepe, baca buku aja kalo berjam2 dengan jarak dekat pun bisa bikin mata rusak om :)

    majukanlah pendidikan masyarakat indonesia. pliss kalo mo indonesia maju. peaceee

    ReplyDelete

Populer Minggu Ini

Total Pageviews

Search This Blog

Lihat Arsip

Opini Pemimpi. Powered by Blogger.

Subscribe

Artikel Spesial

Ingin Kulit Muka Sehat dan Cerah Tanpa Bahan Kimia, Yuk Intip Rahasianya Disini!

Picture: Orami Magazine Bismillaahirrohmanirrohiim.. Hai temen-temen, gimana kabarnya? Semoga hari ini pada semangat ya.. Kali i...

Hubungi Kami

Name

Email *

Message *

Kawan-kawan Blog

Banyak Dibaca

Blog Archive

Recent Posts