banner here

Rezeki Sudah Ada yang Jamin Kawan

- 10:52 am
banner here
Halo kawan-kawan, beberapa hari yang lalu berkelana bersama kawan. Ada beberapa hal yang akan dilakukan. Setelah semua keadaan rumah aman terkendali, sekitar pukul 11.00 an kami langsung keluar rumah.

Pas dalam perjalanan ternyata sudah waktunya sholat Dzuhur, akhirnya kami mampir di masjid favorit, masjid Al Muslimin. Masjidnya sangat nyaman, pokoknya betah kalau kesana bawaannya pengen berlama-lama.

Ba'da sholat tiba-tiba ada yang melanda. Perut memberontak, lapar tak terkira. Baru ingat kalau pagi belum sempat sarapan. Qodarullah-nya lagi tak ada anggaran untuk makan di luar. Akhirnya rasa lapar ditahan dan mencoba melupakan.

Ba'da sholat kami melanjutkan perjalanan, kami putuskan untuk berkujung terlebih dahulu ke rumah kawan kami yang lain. Qodarullah-nya lagi pas udah di pertengahan jalan, hujan. Karena lumayan lebat, diputuskan untuk berteduh di minimarket yang dekat dengan lokasi kehujanan.

Sambil menunggu, kawan saya masuk ke minimarket dan Maasya Allah-nya dia beli minum, 2 botol. Tentu saja salah satunya dikasih ke saya (Maasya Allah, semoga rezekinya ditambah). Setelah munuggu agak lama hujan pun reda.

Kami melanjutkan kembali perjalanan kami. Singkat cerita kami sampailah di rumah kawan kami. Seperti biasa bersalaman sambil cengangas-cengenges (senyam-senyum). Kami bertiga pun masuk ke rumah dan tentu saja ada sajian disana. Kue lebaran yang tak kunjung habis, haha.

Kami makan kue lebaran sama ada kelanting juga. Kami hanya punya waktu bercengkrama 1 jam saja (tak cukup untuk para perempuan sebenarnya). Kami tak bisa berlama-lama karena yang empunya rumah mau ada acara. Tapi karena merasa belum cukup kami agendakan kembali bersua ba'da asar.

Kami berpisah, dan beraktifitas kembali, saya dengan kawan saya yang pertama melakukan dulu agenda yang sudah direncanakan di awal (ada lah pokoknya). Setelah selesai, kami berkunjung lagi ke rumah kawannya kawan saya (artinya berkunjung ke rumah yang berbeda, riweuh ya). Saya belum terlalu kenal dengan yang satu ini.

Tibalah di rumahnya. Ya Allah sambutannya hangat banget. Maasya Allah orangnya baik, ia pemiliki usaha @ayamgeprekgledek.lpg (itu alamat IGnya). Disana kami disajikan ayam geprek, tak hanya itu dikasih lagi sepiring nasi ayam, ada air es berwarna yang manis dan menyegarkan, dan cemilan lainnya.

Kami pun makan sambil sedikit ngobrol-ngobrol, memberikan testimoni buat ayam gepreknya. Ayam geprek geledeknya enak sodara-sodara, sambalnya mantap. Ayamnya lebih gede daripada yang dijual di deket kampus, padahal harganya sama, ups.

Tak terasa adzan asar pun berkumandang, kami segera menyelesaikan aktifitas makan. Lalu kami izin untuk sholat asar disana. Ba’da sholat kami berbincang-bincang sebentar sampai kira-kira pukul 16.00 WIB. Karena kami ada janji mengunjungi kembali kawan kami yang pertama tadi, kami pun pamit. Barokallah, semoga ayam gepreknya makin laris dan berkah, Aamiin.

Kami segera menuju ke rumah kawan yang pertama tadi. Sampailah di rumahnya. Sebelum berbincang kami sepakat untuk bersama-sama ibadah sore hari dulu. Ba’da itu kami pun berbincang, perbincangan kali ini tentang cerita dia kursus bahasa Inggris, saya pun berkesempatan belajar melakukan perbincangan dengan bahasa Inggris. Tiba-tiba yang empunya rumah lagi-lagi menyajikan makanan, buah naga yang merah merona. Ya Allah, semoga barokah.

Kami juga melakukan perbincangan tentang cara menghapus foto pribadi dari pencarian google. Karena, sebelumnya Alhamdulillah saya berhasil melakukannya. Alhamdulillah, sekarang tidak ada foto pribadi lagi di pencarian google. Kapan-kapan saya buat tipsnya ya. Kami pun mencoba menghapus foto dari kawan, tentunya sambil menikmati hidangan buah naga segar yang merah merona tadi.

Tak terasa sudah maghrib, kami sholat maghrib bersama. Setelah semua ibadah selesai, kami bincang lagi sebentar, kemudian saya bersama kawan pamit pulang kepada si empunya rumah. Kami pun pulang dan tiba di rumah masing-masing.

Mungkin, temen-temen bertanya apa hubungannya cerita panjang kali lebar di atas dengan judul artikel. Setelah pulang ke rumah, saya sudah tidak merasakan lapar sama sekali. Di awal cerita, saya bilang belum sarapan, tak ada anggaran makan siang di luar, dan dilanda lapar. Tapi, pulang-pulang perut dalam keadaan kenyang. Yups, itu semua rezeki dari Yang Maha Menjamin, Allah Azza Wa Jalla. Allah menjamin rezeki saya dan kawan saya pada hari itu. It’s amazing, Maasya Allah.
Bagaimana cara Allah membuat perut semua makhluk kenyang dan terpenuhi berbagai kebutuhannya. 

Bahkan Allah sudah menjamin rezeki hewan melata. Sudah dijelaskan dalam firman Allah yang artinya:
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang member rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya, semua tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfudz). (QS. Hud:6)

Ibnu Katsir menafsirkan, “Allah memberitakan kepada manusia bahwa Dia menjamin rezeki semua makhluk-Nya. Binatang melata, baik kecil maupun besar, dan juga binatang yang hidup di daratan maupun di lautan. Dia juga Maha Mengetahui tempat kembali dan beristirahatnya. Artinya, Dia Maha Tahu tempat tinggal makhluk tersebut di muka bumi, dan Maha Tahu kapan dia akan kembali ke tempat tinggalnya (akhirat).” (Tafsir Ibnu Katsir, II:376)

Temen-temen pernah melihat maaf orang gila di pinggir jalan, walaupun kotor jika dilihat-lihat badan mereka sehat-sehat, yups mereka juga makan setiap harinya, entah darimana makanannya, yang pasti sumbernya dari Allah Maha Pemberi Rezeki.


Begitulah temen-temen, jadi kita harus yakin bahwa Insya Allah setiap hari rezeki kita dijamin oleh Allah. Jadi, berusahalah mencari rezeki dengan jalan yang Allah halalkan. Jangan khawatir rezeki hilang jika kita keluar dari pekerjaan yang tidak halal ya, karena rezeki sudah ada yang jamin. Insya Allah. Sekian untuk hari ini, semoga bermanfaat. Tetap bersyukur dan katakan Alhamdulillaah.


Advertisement advertise here

 

Start typing and press Enter to search